Apa sih yang dinanti-nantikan dari sebuah reuni sekolah? Setiap kali ngobrol di WA Group sekolah, cukup sering kata reuni terlontar dari sejumlah nama. Apalagi setiap akan ada kesempatan libur panjang hari raya seperti Lebaran atau Natal, pasti ada saja yang menyuarakan reuni. Bagi beberapa orang, reuni adalah sebuah momen yang sangat menyenangkan. Namun bagi beberapa orang lainnya, reuni tak ubahnya seperti malapetaka. Banyak kisah yang telah terjadi di masa sekolah dulu, membawa imaji akan masa lampau terkenang kembali. Ada kisah yang menyenangkan, tak sedikit pula kisah yang mengharubiru membawa tangis tersedu-sedu.
Reuni berarti
mengumpulkan kembali, bersama bertemu satu sama lain mengenang “indahnya” masa-masa
di sekolah. Bagi yang baru lulus dan belum banyak yang sudah menikah alias
masih banyak yang jomblo, reuni adalah sebuah kesempatan emas untuk meraih asa
api asmara yang hampir padam.
Siapa tahu, eh siapa tahu, iya kaan.. Ada yang
nyangkut di hati, entah itu gebetan jaman sekolah atau mantan yang kembali
terpesona setelah lama tak bersua.
Tapi yang jadi
soal adalah ketika semua yang berkumpul ini lebih banyak yang sudah menikah
atau sudah punya pasangan. Reuni kadang menjadi momok menakutkan karena adanya
mitos, cinta bersemi kembali ketika reuni. Ini dia.
Sering kita
dengar kan kalau banyak suami atau istri yang tak mengijinkan pasangannya
datang ke acara reuni sekolah. Ya karena itu, khawatir jangan-jangan akan
terjadi sesuatu yang tak diinginkan.
Apakah itu sesuatu yang tak diinginkan?
Pasti sudah langsung bisa menebak. Yups, benih-benih cinta terlarang bersemi
dan terjadilah skandal asmara berujung malapetaka.
Reuni tak ubahnya
media sosial milik kita, yang tampak hanyalah permukaannya saja. Datang ke
sebuah acara reuni pasti akan menunjukkan segala sesuatu yang baik di mata
kawan-kawan lamanya.
Penampilan harus super oke, siapkan kendaraan terbaik yang
bisa kita bawa (entah sewa entah beli, terserah pokoknya bawa mobil), siapkan
cerita tentang pekerjaan yang sanggup membuat decak kagum semua yang datang.
Tapi saat bertemu dengan gebeten baru tapi lama itu, yang terjadi adalah
menjual cerita kesedihan. Yang ada menjadi curhat menceritakan betapa pedihnya
kehidupan berkeluarga yang sedang dijalani saat ini.
Akhirnya timbul
perasaan simpati, turut prihatin, dan tanpa sadar saling terhanyut akan situasi
yang melankolis binti romantis.
Tak pelak gulana
pun menghampiri setelah acara reuni berakhir. Gundah rasa hati ingin kembali
berjumpa dengannya. Ini bahaya saudara-saudara.
Nah sekarang aku
kasih tips biar suami kamu nggak jadi datang ke acara reuni. Tips ini khusus
buat kamu para istri yang paranoid yaa... Yang cuek bebek mah nggak usah
diterusin bacanya. Okee...
Pura-pura sakit
Ini cara pertama
dan cara terampuh yang bisa kamu lakukan saat menjelang suami berangkat ke
acara reuni. Kondisikan semua hal di rumah yang memaksa suami nggak jadi pergi.
Asisten rumah tangga kamu pulangkan sehari sebelumnya, anak-anak titipkan di
rumah ibu kamu. Pokoknya dibuat sedemikian rupa supaya mau nggak mau suami
tetap di rumah menjaga kamu.
Pura-pura mogok
Pakai mobil di
rumah beberapa jam sebelum suami berangkat. Saat kamu mau pulang ke rumah,
bilang saja ke suami kalau kendaraannya bermasalah. Ya meskipun suami tetap
saja bisa berangkat ke acara reuni menggunakan ojek online, tapi setidaknya ini
bisa dicoba. Kalau dia tetap berangkat, langsung lancarkan serangan menggunakan
tips pura-pura sakit tadi. Mantap kan? Hihihi...
Pura-pura mati
Eh, nggak ding.
Hahaha. Masak pura-pura mati, ekstrim banget yak. Lupakan.
Ya pokoknya kamu
harus berpikir keras bagaimana caranya agar suami nggak jadi berangkat ke acara
reuni sekolah. Apalagi kalau kamu tahu mantan pacarnya juga berencana datang di
acara itu. Nggak kebayang kan bagaimana perasaan kamu selama ditinggal suami
reunian? Makanya, pikirkan dengan serius dan seksama.
Oya, satu lagi
tips-nya.
Pura-pura mau pergi
Ini perginya
nggak sembarang pergi. Kamu bilang ke suami kalau mau pergi sama mantan pacar
kamu ada urusan bisnis. Lihat bagaimana reaksinya, apakah dia mau mengantar
kamu atau dia tetap nekad berangkat reuni. Kalau dia nekad tetap berangkat, duh
bisa jadi dia memang ngebet ingin ketemu sama mantan pacarnya. Kalau misal dia
nggak jadi berangkat dan mengantar kamu yang pura-pura mau ketemu mantan kamu
itu, bisa kamu atur pura-puranya sang mantan kamu harus cancel pertemuan di
detik-detik terakhir karena ada keperluan mendadak.
Sekali lagi ini
tips buat kamu para istri yang cemburuan level akut dan paranoid parah. Sebaiknya
tips yang tidak berfaedah ini bisa kamu sikapi dengan bijaksana.
Baiklah, cukup di
sini dulu ceritaku tentang reuni sekolah. Semoga nggak baper.
image: Christina Davis

No comments:
Post a Comment