Saturday, June 29, 2019

Self Harm dan Cara Mengatasinya

June 29, 2019 0 Comments
Ternyata ada lho orang yang melukai diri sendiri.

Kenapa ada orang yang melukai diri sendiri? Gimana cara agar stop dari perilaku ini?

Gimana membantu orang yang self-harm?

Utas untuk sama-sama belajar saling memahami, bukan menghakimi.

Teruntuk teman-teman yang pernah atau masih melakukannya, tulisan berikut mungkin akan memicu, mengingatkan kembali, atau membuatmu gak nyaman.

Buat dirimu nyaman dulu, tenang ketika membacanya. Atur nafas dan kalau memang masih sangat mengganggu, di-skip aja ya.

Apa itu Self-harm?


Sering disebut juga Non-Suicidal Self-Injury (NSSI), Self-harm adalah perilaku melukai diri sendiri. Bentuknya ada berbagai macam, misalnya menyayat, mencubit, memukul, membenturkan, starving, sengaja overdosis, dan lain sebagainya.

Intinya, self-harm itu merusak tubuh secara sengaja baik melalui penggunaan benda tajam, perilaku kekerasan, sampai aktivitas yang membuat kesehatan tubuh jadi menurun dan memburuk.

Ada yang melakukan 1 bentuk, ada juga yang beberapa bentuk self-harm.

Kenapa ada orang yang kepikiran untuk melakukan self-harm? Ada banyak alasannya, masing-masing mungkin punya alasan tersendiri.

Dari semua alasan dan jawaban atas pertanyaan "kenapa melakukan self-harm", setidaknya ada beberapa alasan yang umumnya melatarbelakangi self-harm.

Kenapa orang melakukan self-harm? Umumnya sebagai:

- Ekspresi emosi negatif (sedih, marah, kecewa, takut, dsb)
- Cara mengelola stres
- Bentuk hukuman terhadap diri
- Tanda butuh pertolongan
- Pelarian dari perasaan hampa dan butuh merasakan sesuatu

Pemicunya (stressor) juga beragam, bisa karena:


- Relasi yg buruk dengan orang terdekat (ortu, peer, pacar)
- Pengalaman traumatis masa lalu
- Pengelolaan emosi & stres yg tidak tepat
- Gangguan psikis seperti Borderline Personality Disorder
- Persepsi buruk tentang diri sendiri

Apa yang biasanya dirasakan setelah melakukan self-harm?

- Lega
- Good mood
- Merasa bersalah
- Menyesal

Sehingga sering bgt jadi kayak siklus. Setelah merasa lega, good mood eh ngeliat luka jadi merasa bersalah, menyesal. Akhirnya self-harm lagi utk menghilangkan perasaan itu.

Beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan terkait self-harm:

- Bisa juga sebagai bentuk mencari perhatian
- Bisa juga berlanjut menjadi percobaan bunuh diri
- Bisa berbarengan dengan perubahan mood ekstrem
- Bisa kambuh sewaktu-waktu

Ini penting untuk diketahui.


How to stop it? Secara singkat bisa dimulai dengan:

- Identifikasi stressor
- Selesaikan isu terkait stressor
- Secara perlahan menurunkan intensi self-harm
- Cari alternatif cara untuk mengalihkan pikiran

Terdengar mudah, tapi tentu ada tantangannya.

Perlu kesadaran penuh dari yang bersangkutan bahwa self-harm berasal dari pikiran terkait masa depan, masa lalu, konsep diri, maupun relasi. Penting untuk tahu mana yang paling berperan memicu self-harm lalu pelan-pelan selesaikan. Minta bantuan kalau memang gak bisa sendiri ya.

Udah tahu stressor-nya apa, ketika ada situasi dgn stressor tsb bisa antisipasi. Kalau tadinya otomatis mengambil benda tajam, coba diam dulu sebentar, duduk, atur nafas, dan sebisa mungkin cari alternatif lain yang less-dangerous. Misalnya menulis, teriak, or even crying.

Tadi itu cara-cara yang cukup baik untuk mereduksi intensitas self-harm. Tapi kalau terus-terusan menangis atau jadinya marah-marah terus juga gak baik. Kamu mungkin perlu latihan cara mengelola emosi dgn lebih tepat.

Kalau menulis atau mengekspresikan dengan lebih positif, tak mengapa.


Psikoterapi kognitif-perilaku dari psikolog bisa membantu mengurangi keinginan untuk self-harm. Bahkan beberapa ada yang berhasil berhenti total dan tidak melakukan selama bertahun-tahun setelahnya. Tentu itu juga karena orangnya punya tekad kuat untuk stop.

Selagi mencari bantuan, ada beberapa cara lain yang bisa coba dibiasakan:

- Curhat ke orang yang dipercaya, bisa orang terdekat atau profesional
- Temukan (atau bahkan buat) dukungan sosial
- Jalani hobi dan aktivitas yang kamu banget, tentu yang positif juga

Yakin, pasti bisa!

Kalau di sekitarmu ada orang yang self-harm, yang bisa kamu coba lakukan:

- Sediakan diri untuk mendengarkan
- Bantu ingatkan untuk tidak self-harm ketika menghadapi stressor
- Sama-sama mempelajari cara mencegah yang bisa dilakukan bareng-bareng
- Tawarkan bantuan ke profesional

Menangani self-harm itu perlu kerja sama yang solid antara orang yang melakukan, orang terdekat, dan profesional kesehatan mental.

Semakin solid dan sama-sama mau usaha bareng untuk memutus perilaku self-harm, maka semakin besar kesempatan untuk berhenti dan tidak kambuh lagi.

Orang dengan self-harm biasanya punya masalah terkait relasi, entah itu keluarga, teman, atau pacar. Jadi, memiliki relasi yang luas dan suporitf bisa bantu orang dgn self-harm bangkit dan melihat perspektif lain dari suatu relasi. Juga belajar menyelesaikan masalah dengan orang lain.

Self-harm itu leganya sesaat, terasa 'menyenangkan' hanya ketika melakukannya. Selebihnya, masalah tidak selesai begitu saja. Semuanya tetap begitu bahkan mungkin lebih buruk dari sebelumnya.

Memang butuh keberanian untuk mengubahnya. Tapi bantuan akan selalu ada 🤗

Semangat! ❤

Tulisan dari Olphi Disya Arinda on Twitter.

Thursday, March 21, 2019

March 21, 2019 0 Comments

Laki-laki diciptakan memiliki kelebihan salah satunya dan sepertinya memang satu-satunya, adalah merespon lebih cepat melalui visualnya atau penglihatannya. Ya nggak tahu juga apa maksud Yang Kuasa menciptakan manusia bernama laki-laki seperti itu. Makanya jangan heran kalau kamu panggil-panggil suami yang lagi main handphone atau nonton tivi nggak langsung jawab. Sekali dipanggil, diam saja. Dua kali dipanggil masih diam saja. Baru ketiga kali kita teriak panggil namanya, eh dia bilang “Kok panggil pakai teriak segala sih, nggak bisa pelan?” Kan emosi jiwa ya.. Hihihii...



Mungkin bapak-bapak era sekarang sudah agak beda kebiasaanya dibanding bapak-bapak era pak Harto dulu, cara memanfaatkan waktu senggangnya entah di rumah maupun di kantor. Kalau dulu sambil sarapan di rumah, baca koran. Sesampai di rumah usai bekerja seharian, minum kopi sambil nonton tivi. Tapi sekarang bapak-bapak milenial sudah mengalihkan fungsi matanya untuk melihat yang bening-bening di media sosial.
Pernah dengar kan meme atau anekdot di media sosial yang ini, “Lihat yang bening dikit, follow! Lihat yang kece dikit, follow! Lihat yang ehem-ehem dikit, follow!”
Sadis nggak tuh kelakuannya bapak-bapak jamannya pak Jokowi ini?

Modus Operandi Lelaki di Media Sosial

Aku beritahu ya bagaimana para lelaki khususnya bapak-bapak melaksanakan operasi militernya di media sosial. Dengan sandi ISIS (Inbox Sana Inbox Sini), bapak-bapak memulai aksinya dengan cara:

Bikin akun ganda.

Kan nggak asik ya punya akun sosmed entah itu Facebook, IG, Twitter yang ada istrinya juga di sana. Nah biasanya mereka membuat satu akun lagi (bahkan bisa lebih dari satu) untuk mengelabui sang istri. Dengan nama yang berbeda, dengan foto profil mobil, mulai bergerilya menambahkan teman perempuan yang; sori ini jadi agak seksis, cantik, putih, menarik, seksi, dan lain sebagainya yang sesuai dengan kriteria matanya.

Bikin akun di media sosial yang berbeda dari istri atau anak-anaknya.

Serupa dengan bikin akun ganda tadi, tapi ini bapak-bapak bikin akun di media sosial lain yang istri dan anaknya nggak ada di situ. Kalau istri main Facebook, dia buka akun Twitter. Kira-kira begitu.

ISIS (Inbox Sana Inbox Sini)

Daaaaannn selanjutnya adalaaahhh... Mulai deh ada semacam gerakan sejuta like and comment. Tak berhenti di situ, komunikasi via inbox menjadi sarana yang sangat prospektif bagi bapak-bapak itu.

Mata lelaki memang begitu ibu-ibu sekalian, nggak bisa diajak kompromi kalau soal lihat perempuan cantik. Nggak pandang bulu, entah perempuan yang dijadikan target itu sudah bersuami atau belum, pokoknya main syosyorajah.

Karena yang perlu diingat dari kelakuan lelaki adalah,

ISENG-ISENG BERHADIAH

Ya mereka memang iseng, siapa tahu dapat hadiah. Nah disinilah keteguhan prinsip perempuan diuji. Sikap perempuan memberikan respon ajakan berkenalan, ajakan ketemuan, ajakan doing something dari bapak-bapak weird itu, menjadi KOENTJI bahwa kita perempuan yang bermartabat dan mempunyai harga diri yang tak bisa dipermainkan oleh lelaki manapun.

Nah, yang jadi soal adalah sebagai istri itu lho, kadang kita nggak tahu bagaimana kelakuan suami saat di luar rumah atau saat bermain sosial media. Ini yang agak susah membuktikannya. Kalau kita terlalu percaya satu juta persen, betapa naifnya kita. Jangan bodoh!

Kalau kita terlalu menyelidik dan full of curigation tentu akan membuat hubungan menjadi tak indah lagi, dibilang tak percaya dengan suami. Dilema dan membingungkan bukan.

Jadi solusinya adalah, aku belum ada solusi jitu soal ini sih. Tapi kira-kira begini, solusinya:

Komunikasikan tentang Sosial Media

Bicarakan apa yang menjadi keresahan kamu  sebagai istri tentang penyalahgunaan media sosial. Suami pasti akan bisa memahami apa yang kamu maksudkan. Kalau perlu nggak punya akun media sosial juga nggak akan membuat dunia runtuh kok, masih bisa hidup, masih bisa makan. Bijaksanalah menyikapi media sosial ini.

Quality Time

Mungkin klise ya soal quality time ini, tapi memang benar kalau setiap hubungan yang terjalin harus diikuti dengan kualitas waktu pertemuan, kualitas komunikasi di antara kita dan pasangan. Dengan begitu suami pun menjadi merasa tak perlu lagi mencari ”hiburan” lagi di tempat lain entah di sosial media maupun di sana, di tempat jelek-jelek itu.

Jadi, para bapak yang budiman, sebaiknya bijaksanalah menggunakan mata Anda sebagai penglihatan. 
Bukan salah mata Anda, karena semua kembali kepada hati. Jika kita memiliki hati yang baik dan benar, maka pemandangan seperti apapun yang menarik di mata kita, akan menjadi biasa saja tanpa makna. Karena yang terutama adalah keluarga, yang nyata bagi kehidupan kita.

Ini sebenarnya aku cerita ini bukan hanya buat kaum bapak sih, tapi kaum ibu juga sekarang mempunyai kans yang sama untuk terjerumus pada jurang perselingkuhan yang berawal dari sosial media.

Fatamorgana keindahan di sosial media itu hanyalah sementara, tak ada gunanya. Yang berguna untuk kehidupan kita sekarang dan mendatang adalah hadirnya keluarga di dalam kehidupan kita. Kepada siapa lagi kita kembali saat mengalami banyak hal tidak menyenangkan, menyakitkan, kalau nggak kembali ke rumah.

Terus apa lagi ya? Udah, gitu aja dulu ceritaku hari ini.



image: Peticasso


Wednesday, March 20, 2019

Reuni Sekolah: Nostalgia Cinta dan Gulana

March 20, 2019 0 Comments

Apa sih yang dinanti-nantikan dari sebuah reuni sekolah? Setiap kali ngobrol di WA Group sekolah, cukup sering kata reuni terlontar dari sejumlah nama. Apalagi setiap akan ada kesempatan libur panjang hari raya seperti Lebaran atau Natal, pasti ada saja yang menyuarakan reuni. Bagi beberapa orang, reuni adalah sebuah momen yang sangat menyenangkan. Namun bagi beberapa orang lainnya, reuni tak ubahnya seperti malapetaka. Banyak kisah yang telah terjadi di masa sekolah dulu, membawa imaji akan masa lampau terkenang kembali. Ada kisah yang menyenangkan, tak sedikit pula kisah yang mengharubiru membawa tangis tersedu-sedu.


Reuni berarti mengumpulkan kembali, bersama bertemu satu sama lain mengenang “indahnya” masa-masa di sekolah. Bagi yang baru lulus dan belum banyak yang sudah menikah alias masih banyak yang jomblo, reuni adalah sebuah kesempatan emas untuk meraih asa api asmara yang hampir padam. 

Siapa tahu, eh siapa tahu, iya kaan.. Ada yang nyangkut di hati, entah itu gebetan jaman sekolah atau mantan yang kembali terpesona setelah lama tak bersua.

Tapi yang jadi soal adalah ketika semua yang berkumpul ini lebih banyak yang sudah menikah atau sudah punya pasangan. Reuni kadang menjadi momok menakutkan karena adanya mitos, cinta bersemi kembali ketika reuni. Ini dia.

Sering kita dengar kan kalau banyak suami atau istri yang tak mengijinkan pasangannya datang ke acara reuni sekolah. Ya karena itu, khawatir jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tak diinginkan. 

Apakah itu sesuatu yang tak diinginkan? Pasti sudah langsung bisa menebak. Yups, benih-benih cinta terlarang bersemi dan terjadilah skandal asmara berujung malapetaka.

Reuni tak ubahnya media sosial milik kita, yang tampak hanyalah permukaannya saja. Datang ke sebuah acara reuni pasti akan menunjukkan segala sesuatu yang baik di mata kawan-kawan lamanya. 

Penampilan harus super oke, siapkan kendaraan terbaik yang bisa kita bawa (entah sewa entah beli, terserah pokoknya bawa mobil), siapkan cerita tentang pekerjaan yang sanggup membuat decak kagum semua yang datang. Tapi saat bertemu dengan gebeten baru tapi lama itu, yang terjadi adalah menjual cerita kesedihan. Yang ada menjadi curhat menceritakan betapa pedihnya kehidupan berkeluarga yang sedang dijalani saat ini.

Akhirnya timbul perasaan simpati, turut prihatin, dan tanpa sadar saling terhanyut akan situasi yang melankolis binti romantis.

Tak pelak gulana pun menghampiri setelah acara reuni berakhir. Gundah rasa hati ingin kembali berjumpa dengannya. Ini bahaya saudara-saudara.

Nah sekarang aku kasih tips biar suami kamu nggak jadi datang ke acara reuni. Tips ini khusus buat kamu para istri yang paranoid yaa... Yang cuek bebek mah nggak usah diterusin bacanya. Okee...

Pura-pura sakit

Ini cara pertama dan cara terampuh yang bisa kamu lakukan saat menjelang suami berangkat ke acara reuni. Kondisikan semua hal di rumah yang memaksa suami nggak jadi pergi. Asisten rumah tangga kamu pulangkan sehari sebelumnya, anak-anak titipkan di rumah ibu kamu. Pokoknya dibuat sedemikian rupa supaya mau nggak mau suami tetap di rumah menjaga kamu.

Pura-pura mogok

Pakai mobil di rumah beberapa jam sebelum suami berangkat. Saat kamu mau pulang ke rumah, bilang saja ke suami kalau kendaraannya bermasalah. Ya meskipun suami tetap saja bisa berangkat ke acara reuni menggunakan ojek online, tapi setidaknya ini bisa dicoba. Kalau dia tetap berangkat, langsung lancarkan serangan menggunakan tips pura-pura sakit tadi. Mantap kan? Hihihi...

Pura-pura mati

Eh, nggak ding. Hahaha. Masak pura-pura mati, ekstrim banget yak. Lupakan.
Ya pokoknya kamu harus berpikir keras bagaimana caranya agar suami nggak jadi berangkat ke acara reuni sekolah. Apalagi kalau kamu tahu mantan pacarnya juga berencana datang di acara itu. Nggak kebayang kan bagaimana perasaan kamu selama ditinggal suami reunian? Makanya, pikirkan dengan serius dan seksama.

Oya, satu lagi tips-nya.

Pura-pura mau pergi

Ini perginya nggak sembarang pergi. Kamu bilang ke suami kalau mau pergi sama mantan pacar kamu ada urusan bisnis. Lihat bagaimana reaksinya, apakah dia mau mengantar kamu atau dia tetap nekad berangkat reuni. Kalau dia nekad tetap berangkat, duh bisa jadi dia memang ngebet ingin ketemu sama mantan pacarnya. Kalau misal dia nggak jadi berangkat dan mengantar kamu yang pura-pura mau ketemu mantan kamu itu, bisa kamu atur pura-puranya sang mantan kamu harus cancel pertemuan di detik-detik terakhir karena ada keperluan mendadak.

Sekali lagi ini tips buat kamu para istri yang cemburuan level akut dan paranoid parah. Sebaiknya tips yang tidak berfaedah ini bisa kamu sikapi dengan bijaksana.

Baiklah, cukup di sini dulu ceritaku tentang reuni sekolah. Semoga nggak baper.


image: Christina Davis

Tuesday, March 19, 2019

Pekerjaan Terbawa Mimpi, Bagaimana Cara Mengatasinya?

March 19, 2019 0 Comments

Tak jarang kita pulang dari kantor masih membawa setumpuk pekerjaan yang belum terselesaikan. Waktu yang ada selama di kantor seakan tak ada artinya. Besar kemungkinan karena kita mengalami kesulitan mengatur waktu sehingga membuat hal itu terjadi. Bahkan saat kita istirahat malam pun sampai terbawa mimpi. Terus bagaimana donk cara mengatasinya? Aku mau cerita cara mengatasinya. Mau baca kan? Yuk disimak. 


Kurangi Pekerjaan

Menurut dr. Jiemi Ardian, seorang dokter medis dan pskiater, salah satu cara mengatasi masalah terbawanya masalah pekerjaan hingga ke mimpi adalah dengan mengurangi pekerjaan. Maksudnya adalah mengurangi loading pekerjaan yang harus kamu lakukan.

Kalau aku, jangan sekali pun mengeluh tingginya tekanan pekerjaan kepada teman sekantor kamu. Kecuali dia adalah benar-benar sahabat kamu yang mau mendengarkan semua keluh kesah kamu. 

Soalnya kalau kamu cerita ke teman yang ambisinya nggak ketulungan buat meniti karir di kantor kamu, bisa-bisa kamu dibilang nggak mampu dan nggak cocok bekerja di kantor kalian. Kan malah jadi tambah sebel dan stres gara-gara omongannya.

Atur Respon di Antara Pekerjaan

Kita harus bisa untuk belajar melepaskan diri di sela-sela pekerjaan. Kalau tiba waktunya jam istirahat, ya beristirahat lah. Ingat, khusus buat kamu yang kerja kantoran masih “ikut” orang lain nggak usah itu namanya ngoyo­-ngoyo banget. Sesungguhnya perusahaan nggak peduli-peduli amat sama kamu apalagi sama kesehatan kamu, apalagi sama kesehatan mental kamu.

Karena kita kan hidup di negara kapitalis, semua harus serba cepat, semua harus serba terselesaikan dengan sempurna demi kemakmuran perusahaan yang membuat kita berubah menjadi robot. Padahal robot pun tetap butuh waktu istirahat, tetap butuh perawatan, ganti oli, cek mesin. Iya nggak?

Jam makan, ya makan. Jam istirahat, ya istirahat. Coba belajar benar-benar melepaskan pekerjaan saat jenuh menghampiri. Misal saja kamu bisa membaca novel, atau menulis sesuatu di buku catatan kamu, telpon orang rumah (suami, anak-anak, atau ayah ibumu), atau kamu juga bisa rencanakan makan siang ngobrol bareng teman yang bukan sekantor. Hindari pembicaraan tentang pekerjaan.

Belajar Menerima Tekanan Pekerjaan

Sikap bisa menerima tekanan pekerjaan juga harus dimiliki setiap orang yang tahu segala konsekuensinya bila bekerja di tempat tersebut. Seorang tentara pasti juga tahu kalau ada tekanan pekerjaan tersendiri saat menjalankan tugas, seperti harus selalu siaga saat diperlukan, siap diperintah kemanapun oleh komandan, siap membawa beban berat di punggungnya yang berisi perlengkapan perang, harus siap mengatasi ancaman bahaya dari serangan musuh.

Kita pun sama, semua pekerjaan ada risiko dan tekanan pekerjaannya masing-masing. Lha kok enak bekerja tapi nggak ada tekanan pekerjaan, malah bahaya untuk kemajuan perusahaan itu. Kamu yang seorang marketing tentu berbeda tekanan pekerjaannya dengan orang bagian accounting. Ya nggak usah banyak ngeluh, terima saja. Kalau sudah benar-benar nggak kuat, bisa kok bilang ke atasan kamu atau kalau perlu cari pekerjaan di tempat lain yang sekiranya bisa membuat kamu lepas dari tekanan pekerjaan yang tak kamu inginkan.

Tetap Tidak Melakukan Apa-apa

Kadang kita juga perlu yang namanya doing nothing. Tak perlu risau kalau kamu lagi nggak megang pekerjaan. Segala sesuatu ada skala prioritas, dan prioritas pun juga berhubungan dengan tenggat waktu. Tidak semua pekerjaan harus selesai sesuai tenggat waktu yang disuruh boss kamu. Kalau aku sih nyantai aja ya kalau pekerjaan di kantor memang belum kelar.

Saat pulang ke rumah, siapkan pikiran dan perasaan kamu untuk orang rumah. Kasihan juga kan kalau sampai rumah, orang yang sudah menantikan kehadiran kita malah dicuekin gara-gara mood kita jelek abis. Suami jadi ikutan bete, anak-anak jadi cemberut liat mamanya pulang-pulang mukanya kusut kayak benang kusut.

Kalau sampai berlarut-larut tentu akan membahayakan relasi yang terjalin dengan baik selama ini di rumah.

So, semoga habis baca ceritaku ini kamu nggak lagi kebawa mimpi pekerjaan kamu ya.



 image: Pawel Rekas

Sunday, March 17, 2019

Sibuk Tapi Tetap Cantik

March 17, 2019 0 Comments

Mau tidak mau perempuan harus bisa tampil cantik. Bahkan di hadapan suami nggak hanya cantik, harus bisa menunjukkan kebahagiaan dengan menorehkan senyum terindah saat suami berada di rumah. Memang dunia menuntut perempuan harus begitu, perempuan menjadi korban kapitalisme dan budaya patriarki yang membuat perempuan selalu dituntut tampil sempurna.



Nggak pandang bulu, entah kamu adalah ibu rumah tangga atau wanita karir sekalipun, di manapun kamu berada harus bisa tetap tampil cantik. Tak peduli situasimu, harus tampil cantik dan syukur-syukur bisa selalu tampil bahagia. Supaya apa? Demi nama baik keluarga. Apa jadinya kalau di luar rumah, perempuan tidak bisa tampil cantik? Akan dinyinyir oleh sejuta bibir kalau dirinya tak mampu menjaga penampilan, kalau suaminya pasti tidak bahagia mempunyai istri tak bisa tampil cantik, kalau anak-anaknya pasti telantar karena mengurus diri sendiri saja tak bisa apalagi mengurus anak-anak.
Itu pendapatku secara pribadi begitu.
Lantas perempuan mana sih di jaman modern ini yang tak sibuk? Tuntutan pekerjaan di rumah pun juga tak sedikit, belum lagi kalau kamu yang memutuskan menjadi wanita karir agar dapat membantu perekonomian keluarga pasti mengalami kesibukan lebih setiap harinya.
Nah masalahnya, karena tuntutan harus tampil cantik itu tadi, aku jadi ingin kasih tips tetap cantik meskipun kita adalah perempuan super sibuk. Disimak ya...

Pipi dan Bibir

Salah satu kunci perempuan tetap kelihatan cantik adalah terletak pada pipinya. Pipi menjadi bagian wajah yang paling luas yang kelihatan paling jelas. Sementara itu bibir pun juga menjadi bagian penting pada wajah. Kalau kamu nggak sempat dandan,  siapkan selalu perona pipi dan lipstik merah di tas atau dompet kamu. Jangan cuma ditaruh di tas, bila ada kesempatan gunakan kedua benda itu untuk membuat wajahmu menjadi lebih fresh dan wajah lesumu pun seketika hilang.

Air Putih

Kebiasaan buruk perempuan yang bekerja di luar rumah adalah melupakan air putih sebagai minuman utama. Nggak usah jauh-jauh sih, contohnya aku yang juga seringkali lupa minum air putih. Kadang karena makan siang di rumah makan membuat kita jadi tergoda untuk minum selain air putih. Es teh atau es kopi atau minuman sachetan menjadi pilihan utama setelah kita makan. Ini adalah kebiasaan yang sama sekali nggak baik. Belum kalau di kantor pun lupa minum karena kesibukan tiada tara tanpa mampu disela hanya untuk minum air putih sekalipun. Ini kan parah ya.
Air menjadi faktor utama kelembaban dan kesehatan kulit kita. Bila tubuh tidak memiliki cukup cairan maka juga akan berpengaruh kepada kesehatan kulit. Mulai biasakan minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Bisa kamu breakdown misal pagi bangun tidur 1 gelas, begitu sampai kantor 1 gelas, makan siang 2 gelas, sore pukul tiga minum lagi 1 gelas, mau pulang kerja 1 gelas, di rumah 2 gelas lagi. Begitu caranya.
Buat memastikan kebutuhan air putih kamu terpenuhi caranya dengan melihat warna air seni saat buang air kecil. Kalau bening berarti kamu sudah cukup minum air putih. Kalau masih keruh kuning, sebaiknya kamu mulai rutin minum air putih. Karena efek kurang minum air putih nggak hanya soal kesehatan kulit lho, bisa merembet kemana-mana juga.

Posisi Berdiri dan Duduk

Yang membuat seorang perempuan menarik dan cantik adalah posisi berdirinya. Berdiri tegak namun tetap rileks akan membuat badan enak dipandang. Saat duduk pun kita harus perhatikan posisi yang baik dan benar. Jangan sampai duduk sekenanya yang akan membuat posisi tulang punggung menjadi tidak benar bila itu dilakukan terus menerus setiap hari.

Kelembaban Kulit

Masih ada hubungannya dengan air putih sebagai kunci hidrasi tubuh dari dalam yang harus diperhatikan. Tanpa menjaga hidrasi dari dalam, hidrasi dari luar dengan menggunakan pelembab kulit pun akan menjadi percuma. Apalagi kalau kita sering berada di tempat yang dingin atau ruangan ber-AC.

Bergerak

Perempuan biasanya bekerja di kantor dengan aktivitas terbanyak adalah duduk. Perlu dan harus perbanyak bergerak aktif agar peredaran darah di dalam tubuh menjadi lancar dan kulit pun tetap akan tampak glowing Kalau kamu bisa melakukan sesuatu di kantor tanpa harus duduk, lakukan dengan berdiri. Misal setiap kamu membalas pesan di messenger, bisa dengan cara berdiri atau berpindah posisi duduk ke kursi lain, atau sambil jalan ke pantry ambil minum air putih.

Mengurangi Asupan Gula

Secara umum lidah kita sangat menikmati sekali dengan rasa manis makanan. Karena yang manis-manis itu biasanya menyenangkan. Wajah manis, senyum manis, apalagi makanan manis. Hahha..
Ternyata gula bila dikonsumsi dengan tidak bijaksana akan membuat tubuh ini menjadi tidak sehat. Kesehatan kulit pun juga turut terganggu karena kulit akan lebih cepat keriput, kelihatan lebih tua dan mudah diserang jerawat. Tentu siapa yang mau kalau kulit jadi seperti itu, iya kan. Jadi mulai kurangi asupan gula setiap harinya agar kulit tetap sehat terjaga keindahannya.

Sayuran Hijau dan Buah

Coba mulai dibiasakan makan sayuran hijau dan buah, karena itu sangat bagus buat kesehatan. Sudah sering kita dengar kan kalau ingin tetap sehat harus makan sayuran hijau dan buah-buahan, tetapi tetap saja tidak kita lakukan. Parahnya lagi, kita nggak suka makan sayur dan buah tapi menginginkan kulit kita tetap glowing. Mana mungkin??
Kalau kamu nggak suka sayur dan buah dimakan langsung, bisa kok dengan cara dibikin juice atau kamu bikin smoothies. Tinggal kamu blender semua buah dan sayur dan minum deh semuanya. Segar...

Membersihkan Wajah Sebelum Bobok

Tidur itu harus nyaman dan sehat. Salah satunya adalah dengan membersihkan wajah sebelum kamu beranjak tidur. Wajah kita seharian sudah lelah dengan make-up yang menghiasi, belum lagi kotoran, polusi udara, membuat wajah menjadi kusam dan tidak sehat.
Caranya mudah saja, bersihkan dengan cairan pembersih yang cocok dengan kulit kita. Pastikan sudah benar-benar bersih baru kemudian bobok nyenyak deh. Bangun pagi lebih fresh.

Olahraga Ringan

Jangan lupa buat berolahraga, yang ringan-ringan saja tak jadi soal. Yang penting kamu aktif bergerak dengan olahraga, keluarkan keringat dan lemak yang sudah mendarah daging dalam tubuh kita. Hihii...

Ternyata cuma itu saja kok caranya biar kamu tetap cantik meskipun super sibuk. Yang penting adalah niat buat melakukannya. Miliki niat yang kuat, kan katanya ingin tetap cantik.

Kalau kamu punya tips lain, bagi donk buat kita yang lagi baca tulisan ini. Ceritakan di kolom komentar yaa..

Friday, March 15, 2019

Selingkuh Itu Gundah

March 15, 2019 0 Comments

Tak peduli berapa lama hubunganmu dengan pasangan berlangsung, kans untuk selingkuh adalah sama pada setiap pasangan. Orang bilang selingkuh itu indah, kenyataannya adalah selingkuh itu gundah. 


Kamu pernah selingkuh?

Pengertian selingkuh itu bagaimana sih sebenarnya?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), selingkuh diartikan:

1. suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; tidak berterus terang; tidak jujur; curang; serong;
2. suka menggelapkan uang; korup;
3. suka menyeleweng

Dari pengertian itu, dimanakah letak keindahan dari kata selingkuh?

Masalahnya, setiap orang memiliki interpretasi yang saling berbeda satu sama lain terhadap kata selingkuh bila itu dihubungkan dengan sebuah relasi suami istri ataupun relasi asmara pra-nikah.

Latar belakang setiap pribadi menjadi landasan yang berbeda dalam memandang keberadaan kata selingkuh ini.

Ambil contoh, ada yang mengatakan kalau selama belum melakukan hubungan badan meskipun sudah melakukan komunikasi intens dengan lawan jenis (mengungkapkan kata mesra), itu sudah masuk dalam kategori selingkuh.

Sementara yang lain ada yang berpendapat, berjalan berdua saja dengan lawan jenis dengan embel-embel menaruh perasaan (tanpa sepengetahuan pasangan) itu sudah termasuk sebagai perselingkuhan.

Aku dan kamu pun pasti berbeda dalam memaknai sebuah peristiwa perselingkuhan. Standar kita saling berbeda memandang apakah itu termasuk selingkuh atau tidak.

Kembali kepada pengertian selingkuh tadi. 

Menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri. Dalam sebuah relasi suami istri dalam hal ini keluarga yang juga ada anak-anak terlibat di sana, maka dapat dikatakan selingkuh adalah tindakan yang egois. Bertindak sesuatu di luar norma dengan sembunyi-sembunyi. Entah itu pihak perempuan ataupun laki-laki, sama saja bahwa bertindak untuk kepentingan sendiri adalah sebuah tindakan yang tidak dibenarkan.


Lantas mengapa orang selalu bilang selingkuh itu indah?

Indah bagi siapa? Indah bagi yang melakukan selingkuh kah?

Ternyata keindahan sebuah perselingkuhan sifatnya hanyalah sementara.
Setiap orang berpotensi untuk dapat jatuh cinta lagi kepada orang lain yang bukan pasangannya. Siapa pun itu, orang sesetia apapun akan mendapatkan godaan yang sama tentang kesetiaan.

Bukan perkara mudah menghindar dari "indahnya" perselingkuhan. Tawaran kenikmatan dunia begitu menarik di mata, perasaan seakan membuncah penuh dengan kebahagiaan. Tapi itu adalah semu.

Akan selalu menjadi sebuah gundah, resah menghantui jiwa kita. Berusaha menyembunyikan rapat-rapat kecurangang yang dilakukan dari pasangan maupun dari lingkungan akan memberikan tekanan jiwa yang sangat berat.

Dampak Perselingkuhan

Aku memberikan tanggapan khususnya dari sisi perempuan yang berselingkuh ya. Ini secara kasuistik tentang perselingkuhan yang dilakukan oleh perempuan bersuami.

Dengan berbagai macam alasan dan penyebab perselingkuhan yang dilakukan perempuan, tetap memiliki dampak negatif terhadap diri perempuan tersebut. Tak hanya terhadap dirinya, dampak itu juga akan dirasakan secara menyeluruh kepada keluarganya, baik itu kepada suami maupun anak-anak.

Terhadap sisi psikologis perempuan, perselingkuhan pada awalnya seolah memberikan harapan baru tentang kebahagiaan yang tak diperoleh dari pasangan resmi namun bisa dengan mudah didapat dari orang lain atau bisa diistilahkan, PIL (Pria Idaman Lain).

Sesungguhnya perempuan lebih hebat dalam menjalankan misi perselingkuhan. Dalam arti hebat adalah tidak mudah diketahui langsung oleh suami. Tapi kelemahannya justru adalah mudah diketahui oleh khalayak ramai dan lingkungan sekitar yang mengenal dia.

Perempuan tidak pintar berbohong. Ini yang membuat selingkuh tak lagi menjadi indah, tapi malah menjadi gundah.

Ada konflik batin yang besar dalam dirinya saat melakukan perselingkuhan, terutama saat dia masih harus memikirkan segala sesuatu tentang anak-anaknya. Berbeda dengan laki-laki yang berselingkuh cenderung tidak memiliki perasaan mendalam dan cenderung bodo amat terhadap situasi anak-anaknya.

Perselingkuhan ibarat sebuah tembakan namun memberikan dampak lubang peluru yang banyak bersarang pada tubuh seseorang. Pelurunya satu, namun lukanya begitu banyak. Ini yang sangat berbahaya.

Luka yang pertama jelas adalah dirinya sendiri. Perempuan akan kembali terluka karena mau tidak mau perempuan bila toh berhasil berpisah dari pasangan resminya dan menikah dengan pasangan selingkuhnya, nama baik jelas akan tercoreng. Orang lain tak pernah mempedulikan kebahagiaan atau kesedihan perempuan berselingkuh.

Luka lain yang timbul adalah pada pasangan resmi atau suami. Tak perlu aku jelaskan, semua sudah paham ya.

Dan luka selanjutnya adalah luka yang dirasakan oleh anak-anak. Sebagai seorang ibu, bukankah sangat mengerikan bila anak-anak akan memiliki persepsi buruk terhadap ibunya sendiri, menganggap ibunya yang melakukan perselingkuhan.

Kembali luka akan menancap pada jiwa dan perasaan perempuan yang melakukan perselingkuhan itu.

Memang berat menjadi perempuan itu, hidup benar saja disalahkan apalagi hidup dalam kesalahan perselingkuhan.

Aku rasa kesimpulan yang bisa aku katakan saat ini adalah selingkuh itu gundah.


image: Andrew Martin from Pixabay

Aku Suka Es Kopi: Bikin Sendiri Yuk

March 15, 2019 0 Comments

Aku suka ngopi. Entah itu yang mampir di lidah terasa panas, hangat, atau dingin sekalipun aku tetap suka. Konon kata nenekku, perempuan kalau suka kopi itu orangnya lebih 'greget'. Seakan kata-kata itu sedikit banyak mempengaruhi alam bawah sadarku. Kopi menjadikanku wanita yang 'greget'. Walau kadang gregetan juga kalau pas tengah malam ingin ngopi di rumah ternyata kopinya habis ditandaskan suami yang nggak siaga beli lagi. 

Aku rasakan, nikmati, dan resapi, sebenarnya apa sih yang bikin aku cinta mati sama dia.

Kopi ternyata bisa menstimulasi kerja otak dan bersamaan dengan itu, suasana hati bisa berubah menjadi lebih indah. Kok bisa ya, pikiran dan perasaan mendadak memiliki aura positif akibat secangkir kopi.

Orang menganggur saja suka kopi, masa iya orang yang sibuknya nggak ketulungan bisa nggak suka kopi?

Kopi bagiku semacam kalau diibaratkan lagi bokek di tanggal setengah tua, tiba-tiba dapat suntikan dana segar dari teman yang sudah lama utang tiba-tiba kok hari itu dia bayar ke kita. Susah dijelaskan dengan kata-kata deh pokoknya.

Semua sudah tahu kan ya, kalau kopi itu mengandung kafein yang dapat menstimulasi syaraf pusat, bahkan mampu memperbaiki daya ingat kita. Celakanya, begitu minum kopi, aku biasanya langsung ingat tagihan yang belum bisa terbayar. Duh!

Pertanyaan selanjutnya, mengapa kok bisa kopi juga mampu memperindah suasana hati alias mood kita jadi on fire banget? Ternyata kafein mampu meningkatkan kadar dopamin di otak, ini semacam senyawa alami dalam tubuh yang berperan penting mengirim sinyal bahagia ke otak. Bahkan ketika kamu habis diputusin pacar, langsung minum kopi, seketika itu juga mood kamu tetap oke bahkan hati tetap riang gembira. Coba deh.

Luar biasa kan kopi itu?

Masalahnya adalah ketika kalau ingin minum kopi harus ke kedai kopi atau coffee shop, bisa-bisa nggak bisa beli pensil alis baru nanti. Nah, aku punya resep es kopi yang taste-nya kafe banget lah.

Cobain ya, ini dia!

1. Banana Milk Coffee

Kalau menurut bahasa aslinya, kopi ini namanya Kosudang (Kopi Susu Gedang). Haha.

Bahan (untuk 2 gelas):

  • 1 cangkir susu cair (bisa susu sapi, susu kedelai, atau susu kacang)
  • 1 buah pisang yang sudah matang benar
  • 1 sendok teh sirop maple (bisa juga diganti dengan madu kalau kamu nggak punya persediaan sirop maple)
  • 1 cangkir kopi hitam yang sudah didinginkan, atau kamu bisa membeli cold brew coffee yang siap minum.

Cara membuat:

  • Masukkan susu, buah pisang, dan sirop maple ke dalam blender, lalu blender hingga lembut.
  • Siapkan 2 buah gelas ukuran sedang, masukkan es batu dalamnya,
  • Tuangkan kopi hitam atau cold brew coffee kamu, lalu tutup dengan bahan yang diblender secara merata ke dalam 2 gelas.
  • Selesai deh. Sudah bisa kamu minum sebagai teman di sore hari yang hangat bersama keluarga dan anak-anak.

2. Affogato

Ini anak-anak biasanya suka, lha wong mamanya saja juga suka banget. Kopi dan es krim disajikan dalam satu gelas. 

Bahan:

  • 2 scoop es krim rasa vanila, cokelat, atau kopi
  • 1 sloki espresso, atau diganti dengan 3 sendok makan kopi biasa yang diseduh dengan 1 sloki air
  • Cokelat hitam diiris kasar
  • Kacang Hazel dicincang kasar (bisa diganti dengan kacang almond atau kacang mete.

Cara membuat:

  • Masukkan es krim ke dalam gelas ukuran sedang, lalu tuangkan espressonya.
  • Biarkan keduanya bercampur secara alami tanpa diaduk.
  • Taburkan irisan cokelat dan almond, lalu hidangkan segera sebelum esnya mencair.
  • Espresso adalah kopi dengan rasa yang cukup pekat, girls, jadi menggabungkannya dengan es krim dapat menciptakan cita rasa baru.

3. Thai Iced Coffee


Berhubung aku nggak suka teh, jadi aku bikin Thai Iced Coffee version-nya.

Bahan (untuk 4 gelas):

  • 4 cangkir kopi hitam yang sangat pekat
  • 2 cangkir krim
  • 3 sendok makan gula pasir (atau tambahkan lagi jika kamu ingin kopimu manis)
  • 3 biji kapulaga (atau 1/4 sendok kapulaga bubuk)
  • 1/4 ekstrak almond, bisa juga diganti dengan vanili
  • Es batu

Cara membuat:

  • Pecahkan biji kapulaga untuk melepaskan rasa dan aromanya. Kamu bisa menggunakan gagang pisau untuk memecahkannya, tapi lakukan dengan hati-hati ya, untuk meretakkan kulit luarnya.
  • Siapkan minuman es kopimu dengan mencampurkan krim, gula, dan kapulaga di atas panci ukuran sedang. Didihkan dengan api kecil. Matikan setelah mendidih.
  • Biarkan 15 menit hingga mengental. Setelah itu, buang kapulaganya dan tambahkan ekstrak almond.
  • Ambil 4 buah gelas tinggi, isi dengan es batu. Masukkan campuran minuman kopi secara merata ke 4 gelas, lalu tuangkan kopi di atasnya dengan perlahan, agar warnanya tidak tercampur.
Cobain yaa... Nanti cerita di kolom komentar rasanya bagaimana, enak nggak, suka nggak?